"Sekarang atau nanti Perpisahan itu pasti akan terjadi..." sedikit kutipan yang menggeliat di kepala. Dan ketika itu bukan saat yang tepat, aku tau kamu hanya tidak ingin menyakiti lebih lama.. ( T_T )
Masih bertanya dan ingin mengerti, mengapa rasa itu bisa terhenti..?! Lagi.. lagi.. dan lagi.. hufh..
Padahal, aku hanya ingin mencintaimu sebesar kau mencintaiku. Tetapi disini yang ada hanya AKU... KAMU.. bukan KITA... Ironis..
Mungkin sudah saat nya membiarkan waktu bicara pada keharusan nya, mengimbangimu yang tak juga 'Membumi" sedikit sulit, dan mungkin sudah saat nya pula melepas bebas semua harap.
Namun tak jera mencari cara untuk merasakan kembali asa itu, yup.. meski bukan dari kamu,, meski tidak padamu.. :)
Perkenalan ini tentu bukan tanpa rencana Tuhan. Entah apa, tapi aku merasa cukup, bahkan lebih dari cukup bahagia mengenal mu.
SENDIRI MENJADI TUNGGAL
Huuuuh... segera harus kusiapkan banyak 'Air' untuk membasuh semua kenangan dan kain untuk mengelap sisa2 coretan tinta sebelum mulai ku rapikan kembali.
Mengapa disetiap cerita harus ada yang terluka,,?!! yang lebih disayangkan mengapa selalu aku yang menjadi objek penderita..??! ( T~T ) <<< -- :p
Sekarang tak hanya SENDIRI, aku pun telah menjadi TUNGGAL.
Menikmati masa kesendirian, mengantar si 'Hati' mencari hiburan. karena aku adalah pemilik dan sistem Pertahanan hati sepertinya masih kokoh dan kuat..(^,^)a
I Hope,,, ^_^
Rabu, 30 November 2011
Selasa, 29 November 2011
Chao October And Papay November..
Oktober - November 2011
Bulan luar biasa, semua rasa menjadi warna, kolaborasi yang seirama.. Sempurna..
Mencontoh iklan permen yang biasa ada di tivi2, 'Manis asam asin ramai rasanya', tidak jauh berbeda dengan bulan2 itu.
Namun, selalu ada cara termudah untuk tetap bahagia,, yaa... TERSENYUM.. ^__^
Senyum menjadi awal kebahagiaan ketika PEDIH menyapa, setidaknya saya yang berpendapat demikian,, semacam hiburan untuk diri sendiri lah. Berkamuflase.. :p
karena saya memang orang yang pandai untuk itu,, >.<
Sempat suatu hari saya merasa marah pada Tuhan. ( T_T ). hm.. bukan marah, mungkin tepat nya merasa Cemburu. Cemburu pada setiap kebahagiaan yang Mengecup hamba Tuhan yang lain,, 'Saya kapan Tuhan..?? ' pertanyaan ini terus berputar2 d kepala.. Entah apa yang Tuhan siapkan untuk saya di depan sana, selalu berbaik sangka.. :')
PERPISAAN DENGAN ORANG-ORANG TERKASIH
Perpisahan sepertinya menjadi sebuah keharusan yang akan terjadi pada setiap pertemuan. yup..seperti hal nya LAHIR lalu MATI..
Batin ini sebenarnya menjerit, ingin sekali teriak melepaskan beban. Mempertahankan keberadaan orang2 terkasih merupakan beban tanpa batas. Dan keberadaan saya tanpa nya adalah Ganjill... CACAT..!!
Beruntunglah bulan ini akan segera pergi, saya bisa menghela nafas sejenak menapaki bulan2 selanjutnya.
menunggu rencana2 Dasyat Tuhan lainnya, tetap berperan mengikuti alur yang sudah di persiapkan sebelum ini..
Life Love Mind and Money,,,
Biar Tangan Tuhan yang selanjutnya Menuntun saya,,
Bulan luar biasa, semua rasa menjadi warna, kolaborasi yang seirama.. Sempurna..
Mencontoh iklan permen yang biasa ada di tivi2, 'Manis asam asin ramai rasanya', tidak jauh berbeda dengan bulan2 itu.
Namun, selalu ada cara termudah untuk tetap bahagia,, yaa... TERSENYUM.. ^__^
Senyum menjadi awal kebahagiaan ketika PEDIH menyapa, setidaknya saya yang berpendapat demikian,, semacam hiburan untuk diri sendiri lah. Berkamuflase.. :p
karena saya memang orang yang pandai untuk itu,, >.<
Sempat suatu hari saya merasa marah pada Tuhan. ( T_T ). hm.. bukan marah, mungkin tepat nya merasa Cemburu. Cemburu pada setiap kebahagiaan yang Mengecup hamba Tuhan yang lain,, 'Saya kapan Tuhan..?? ' pertanyaan ini terus berputar2 d kepala.. Entah apa yang Tuhan siapkan untuk saya di depan sana, selalu berbaik sangka.. :')
PERPISAAN DENGAN ORANG-ORANG TERKASIH
Perpisahan sepertinya menjadi sebuah keharusan yang akan terjadi pada setiap pertemuan. yup..seperti hal nya LAHIR lalu MATI..
Batin ini sebenarnya menjerit, ingin sekali teriak melepaskan beban. Mempertahankan keberadaan orang2 terkasih merupakan beban tanpa batas. Dan keberadaan saya tanpa nya adalah Ganjill... CACAT..!!
Beruntunglah bulan ini akan segera pergi, saya bisa menghela nafas sejenak menapaki bulan2 selanjutnya.
menunggu rencana2 Dasyat Tuhan lainnya, tetap berperan mengikuti alur yang sudah di persiapkan sebelum ini..
Life Love Mind and Money,,,
Biar Tangan Tuhan yang selanjutnya Menuntun saya,,
Saya dan Wanita
Wanita yang penuh dengan pemikiran rumit, mungkin sebagian orang berpendapat demikian, namun tak sedikit dari mereka pun paham apa yang ada dalam benak ini. Saya hanya seorang wanita yang mempunyai banyak perencanaan sebagai awal dari sebuah mimpi dan berharap suatu saat dapat terwujud.
Begitu panjang daftar rencana di kepala, ini itu begini begitu semua sudah ter 'Set' rapih di lintasan otak.Namun kiranya Tuhan belum berkehendak, tetapi tak sedikit satu diantara banyak rencana ini telah terwujud.
Tidak hanya rumit dalam hal pemikiran, dalam segi emosional pun demikian. Entah apa yang salah dalam diri, kadang sulit sekali meluapkan kekesalan. Meluapkan emosi memang hal yang mudah, tetapi meluapkan nya pada siapa dan mengapa..??! saat semua sudah mencapai batas titik ketahanan.
Meluapkan emosi pada seseorang dengan kadar yang pas, dengan saat dan tujuan serta alasan yang tepat. merupakan hal yang sulit, meluapkan amarah dengan cara yg benar itu yg menjadi kesulitan nya.
Mungkin alasan yang tepat adalah Marah, Marah pada ketidakmampuan Memulai dan Mengakhiri. Namun, secara disadari ataupun tidak, ini telah membuat saya berfikir, befikir pada suatu keadaan yang memaksa diri untuk bersikap dan bertutur lebih bijaksana. Mungkin dengan bersikap seperti ini (Bijaksana) saya bisa lebih Berkaca dan Menata.
Awal nya, saya meyakini bahwa secara teoritis hidup memang harus dinikmati, tapi seiring waktu semua berbalik. Dan semua terfikir ketika saya telah terbentur, Ironis...
Begitu panjang daftar rencana di kepala, ini itu begini begitu semua sudah ter 'Set' rapih di lintasan otak.Namun kiranya Tuhan belum berkehendak, tetapi tak sedikit satu diantara banyak rencana ini telah terwujud.
Tidak hanya rumit dalam hal pemikiran, dalam segi emosional pun demikian. Entah apa yang salah dalam diri, kadang sulit sekali meluapkan kekesalan. Meluapkan emosi memang hal yang mudah, tetapi meluapkan nya pada siapa dan mengapa..??! saat semua sudah mencapai batas titik ketahanan.
Meluapkan emosi pada seseorang dengan kadar yang pas, dengan saat dan tujuan serta alasan yang tepat. merupakan hal yang sulit, meluapkan amarah dengan cara yg benar itu yg menjadi kesulitan nya.
Mungkin alasan yang tepat adalah Marah, Marah pada ketidakmampuan Memulai dan Mengakhiri. Namun, secara disadari ataupun tidak, ini telah membuat saya berfikir, befikir pada suatu keadaan yang memaksa diri untuk bersikap dan bertutur lebih bijaksana. Mungkin dengan bersikap seperti ini (Bijaksana) saya bisa lebih Berkaca dan Menata.
Awal nya, saya meyakini bahwa secara teoritis hidup memang harus dinikmati, tapi seiring waktu semua berbalik. Dan semua terfikir ketika saya telah terbentur, Ironis...
Langganan:
Postingan (Atom)