Selasa, 29 November 2011

Saya dan Wanita

Wanita yang penuh dengan pemikiran rumit, mungkin sebagian orang berpendapat demikian, namun tak sedikit dari mereka pun paham apa yang ada dalam benak ini. Saya hanya seorang wanita yang mempunyai banyak perencanaan sebagai awal dari sebuah mimpi dan berharap suatu saat dapat terwujud.

Begitu panjang daftar rencana di kepala, ini itu begini begitu semua sudah ter 'Set' rapih di lintasan otak.Namun kiranya Tuhan belum berkehendak, tetapi tak sedikit satu diantara banyak rencana ini telah terwujud.

Tidak hanya rumit dalam hal pemikiran, dalam segi emosional pun demikian. Entah apa yang salah dalam diri, kadang sulit sekali meluapkan kekesalan. Meluapkan emosi memang hal yang mudah, tetapi meluapkan nya pada siapa dan mengapa..??! saat semua sudah mencapai batas titik ketahanan.


Meluapkan emosi pada seseorang dengan kadar yang pas, dengan saat dan tujuan serta alasan yang tepat. merupakan hal yang sulit, meluapkan amarah dengan cara yg benar itu yg menjadi kesulitan nya.

Mungkin alasan yang tepat adalah Marah, Marah pada ketidakmampuan Memulai dan Mengakhiri. Namun, secara disadari ataupun tidak, ini telah membuat saya berfikir, befikir pada suatu keadaan yang memaksa diri untuk bersikap dan bertutur lebih bijaksana. Mungkin dengan bersikap seperti ini (Bijaksana) saya bisa lebih Berkaca dan Menata. 

Awal nya, saya meyakini bahwa secara teoritis hidup memang harus dinikmati, tapi seiring waktu semua berbalik. Dan semua terfikir ketika saya telah terbentur, Ironis...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar