Selasa, 06 Desember 2011

Berharap pada harapan.. 25 tahun sudah.. ^_^

Terus bertambah, dan kian berkurang. Seiring persepsi yang berbeda..
Aku tumbuh dengan pesat sekarang (bkn dalam artian sebenarnya).
Mamah bilang, "sepertinya baru saja kemarin kau mulai belajar untuk berjalan nak, sekarang kau sudah tumbuh 'pesat', dewasa, penuh dengan pemikiran bijak sama seperti papihmu. Sebegitu cepatnya putriku tumbuh dewasa, semakin berkurang nya waktu mamah melihat kau tumbuh menjadi pribadi membanggakan untuk kami. Entah sampai kapan mama bisa terus mendampingimu, hanya bisa berharap Tuhan memberi sedikit waktu sampai akhirnya mama serahkan tanggungjawab ini pada pendamping pilihanmu.. :')

MAMAH
Hanya ada satu kata yang dapat menggambarkan sosok wanita ini,, "LuarBiasa"
Mamah menjadi salah satu insipirasi kehidupan bagi saya, begitu banyak hal yang sudah dilalui, wanita tangguh dengan segudang kreatifitas. Jika kedalaman laut dapat diukur, kesabaran mamah jauh melebihi dalamnya laut terdalam. dengan penuh keyakinan saya katakan ini.. She is my Mom.. ^_^
Begitu banyak perbedaan pandangan pada kami, dari hal terkecil sampai sesuatu yang besar. Kadang merasa jengkel, karena mamah sama 'Keras' nya dengan saya. Kami memiliki Pendirian yang kuat,, sama2 tidak mau kalah.. ( T.T )
Itulah mamah, dengan segala kelebihan, kehebatan dan ketangguhan nya, mendidik kami hingga seperti ini.. Kebanggaan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata2, dapat dilahirkan dari rahim Ibu yang Luar Biasa seperti mamah.
Jika Tuhan berkehendak, Memberikan sedikit waktu lebih pada saya,, dengan segala kerendahan hati memohon izin membahagiakan mamah tak hanya lahir tapi kebahagiaan Batin untuk nya,, InsyAlloh... :)


PAPIH (14 Des 1955 - 2 Okt 2011)
Memoriam.. :')
Selalu kehabisaan kata2 untuk mengungkapkan kekaguman pada sosok ini. He is Super Daddy..
i alwasy be your little daughter paph,,
Terfikir setelah kepergian nya, betapa berat beban seorang ayah, kami khusus nya saya sama sekali tidak pernah membayangkan beratnya menjadi seorang kepala keluarga, menjadi seorang ayah, menjadi seorang suami yang harus begini begitu, dituntut ini dan dituntut itu,,
Sedikitpun tidak pernah saya mendengar keluhan kesah ny tentang kehidupan, kemarahan nya pada keadaan, semua ia jalani dengan Ikhlas..
Sampai detik terakhir kepergiannya, ia selalu menjadi Ayah yang Luar Biasa..
Sosok yang paling memahami saya luar dalam, mengerti semua tentang saya, tanpa harus ada kata yang terucap. Di dunia ini mungkin hanya papih orang yang memahami saya jauh dibanding saya memahami diri saya sendiri.
Saya mencintai nya dengan sederhana, ia membalas nya dengan sungguh Luar biasa.. Always be proud 2 saying,, that  i love my father more than ever, and i always be your little daughter,, Papih.. :')
InsyAlloh saya akan menjadi penyambung amal beliau disana,,


Beloved Brother
Dialah pengganti sosok ayah di mata saya sekarang, tempat saya menyandarkan diri, tidak hanya kehidupan pribadi tetapi juga spiritual saya,, untuk saat ini dia lah Imam di keluarga kami.
Tak terbayang beban yang harus ia pikul skarang, semua ia tanggung di pundaknya, ingin mengeluh tapi bukan sesuatu yang harus dikeluhkan. Sebenarnya saya memahami nya jauh sebelum dia berkata butuh untuk dipahami,, Setiap keluh kesah nya bagai sayatan tipis di batin ini, ingin rasanya berlari, menghampiri untuk sekedar mengelus pundak dan berkata "Sabar a, InsyAlloh ada jalan".
Sama seperti saya, dia pun kehilangan sosok panutan dan sandaran. Adakalanya ia pun menangis, hanya saja tidak ada yang tau.
He is my brother, tanpa harus banyak kata, ia tau apa yang saya rasa.. Berbagi rasa, berbagi ceria, bertukar cerita hanya dengan nya,, Love my brother so much.. ^_^


Dan Hari ini, dimana saya berdiri, menatap jauh menyongsong harapan baru bersama keluarga kami, sesungguhnya itulah awal kehidupan bagi saya. 25 tahun sudah saya menjalani peran saya. semua begitu berwarna, penuh rasa.. Indah.. ^_^

Tak kan habis kata untuk terus bersyukur padaMu Ya Robb...
:')

Tidak ada komentar:

Posting Komentar