Miris, kenapa berakhir nya harus seperti ini,,?? Terlalu asik mengasumsikan perasaan orang lain,, haah... seolah paling tau perasaan saya bagaimana.. '',
Berakhirnya suatu hubungan sebenarnya hal biasa, entah itu karena ada perbedaan pandangan (visi dan misi misalnya), ketidaknyamanan dari salah satu pihak atau memang sudah berada pada titik jenuh dengan pasangan yang akhirnya mencoba bermain hati dengan yang lain. (Beberapa alasan yang pernah saya alami hm... T.T )
Awalnya sudah pasti perkenalan kita baik2 berharap pun ketika menyudahinya secara baik2 pula. Jika ingin menyudahi ya sudahi saja, tetapi jangan sampai ada embel2 pembicaraan yang tidak enak di dengar, seperti menjelek2kan mantan pasangan yang katanya begilah dia begitulah,, bikin menggeliat perut saja, kocak,, (*senyum sinis)
Seperti yang pernah saya tulis disalah satu note, "sebenarnya saya enggan melibatkan diri dalam kebodohan dengan sibuk membenci seseorang" toh sebenarnya tidak ada keuntungan nya juga.
Sampai hari kemarin saya merasa baik2 saja, berusaha terus Move On,,, Jadi sedikit terhenyak dengan kabar yg menggelitik emosi dan sedikit mengocok perut kemarin,, hahaha,,, "Pede ko ya kebangetan mas, Anda terlalu naif dan sedikit Munafik kedengaran nya, berbicara seperti tidak punya arah dan tujuan, mencari pembenaran dengan menjelekan orang.. Poor you huffh,.. Entah sadar atau tidak, anda berbicara seperti itu..
Ini mungkin puncak kekecewaan saya, tetapi bukan alasan "Berat" sudah ditinggalkan. "come on, who the hell things who you are..?! *just kidding.. ;)
Alasan nya coba di flashback, yang bikin penafsiran saya menderita sekali apa ya..?.. hm.. dilihat psikologis nya, ada kejadian apa sebelum itu,, alesan secuil yg ga masuk akal..
Kegalauan pasca perpisahan ga butuh waktu lama, dan bukan karena penderitaan telah ditinggalkan, sebagian masih belum faham, untuk versi saya sebenarnya hanya butuh beberapa waktu untuk beradaptasi kembali,, Beradaptasi dengan kebiasaan baru, ada kegiatan dan kebiasaan yg biasanya dilakukan ketika bersama dan itu harus dihilangkan,, hahaha.. dan alesan nya bukan karena saya menderita dan tidak mau ditinggalkan.. come on.. pliss.. dont makes me laughing at,, :))
Tapi ya sudahlah, saya pernah bilang saya selalu dapat memahami, dan mengapa begitu ya saya pun bisa memahami.. :)
Jadi, Silahkan berpendapat tentang saya, BURUK pun itu.. ^_^
Dan hanya ada satu hal yang saya sesalkan sampai saat ini, KETIKA PERTAMA BERTEMU, KAMU MUNGKIN MEMANG BELUM MENGENAL SAYA, DAN SETELAH SEKIAN LAMA BERSAMA TERNYATA KAMU TETAP TIDAK MENGENAL SAYA"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar