Minggu, 27 Januari 2013

Mencoba ramah malah disangka Naksir...

Sebagian dari kita mungkin pernah mengalami hal serupa,, yaap... ketika kebaikan dan keramahan di tafsirkan lain oleh orang lain,, tepatnya lawan jenis. Mecoba menjadi pribadi yang ramah dan santun tidak selama nya selalu sesuai keinginan,, Niat awal hanya memberi perhatian kecil sebagai bentuk keramahtamahan diri, malah berakhir ruwet karena di maksudkan lain oleh lawan jenis.. hahaha... Seperti pengalaman unik yang saya alami beberapa waktu belakangan ini.
Tidak membutuhkan waktu yang lama untuk saya dalam menilai karakter seseorang, bahkan yang baru bertemu sekalipun. Termasuk pada pria yang satu ini. Sosok pembawaan yang ramah dan santun sangat kental terlihat bahkan ketika pertama kali saya bertemu. itu sekitar beberapa tahun yang lalu,, singkat cerita, kami dipertemukan kembali dalam satu keadaan,, dan lagi, kesan ini tetap sama seperti pertemuan kala itu.. Entah apa yang menarik sulit saya memberikan alasan pasti..
Selang waktu berlalu, intensitas pertemuan semakin sering terjadi, diam2 ada ketertarikan diri untuk menggali karakter sosok ini lebih dalam,, Tanpa bermaksud menjadi orang yg KEPO (Knowing Every Particular Object) istilah anak sekarang, saya selalu memperhatikan setiap tingkah laku, tutur bahasa, bahkan kadang menilai dari setiap stastus yang ia buat di jejaring sosial,, hahaha... menggelikan kadang, namun yang saya tau, sedikit banyak, status d dunia maya bisa mencermunkan karakter seseorang.. hehe,,,
Ramah itu karakter, dan perhatian itu satu paket di dalamnya,, tanpa sadar saya malah terbawa jaauh jauuh ke dalam,, hahaha.... Rasa2nya ada yang aneh,, Rasa ini rasa apa..?? entahlah... qiqiqi...
Saya selalu menjaga stabilitas hati, karena ini unik,, Mungkin saya salah menafsirkan setiap keramahtamahan dan perhatian kecil,,,  sehingga ketika dia hanya mencoba ramah malah d sangka naksir,,, hahahaha.... Inilah sifat dasar wanita, kental ada pada diri saya, mudah menaruh rasa dan mudah terbuai,, lebih tepatnya Ge'er (istilah anak muda sekarang).
Apapun namanya, rasa ini kini semakin jelas terasa,, namun tetap,, ada semacam pertahanan diri untuk selalu menjaga stabilitas nasional hati.. hahahaha.... Tak hanya pada diri ternyata, perhatian dan kerahmahtamannya selalu ia berikan pada semua orang, termasuk wanita lain... jadiii... sekali lagi, apapun akhir nya nanti, rasa yang muncul kelak,, saya nikmati dan syukuri saja... karena ternyata "cemburu sebelum jadian" itu menyiksa.. qiqiq.. :P
Sosok pria santun, ramah, berkpribadian menarik, ulet dan bebas... dan sedikit sulit mengungkapkan rasa.. mencintai kebabasan, bebas dari aturan,, sulit d kendalikan.. hahahah..... :)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar