hellow again,,,
Beberapa waktu belakangan ini agak sibuk dikantor dan pekerjaan lainnya, jadi ga belum sempat nambah tulisan di blog lagi.. :p bahkan rencana menulis mement2 berkesan waktu lalu resmi gagal.. hihihihi... yo wess lah,,
kali ini ringan saja, kita belajar lagi-lagi tentang hidup,, pas sekali untuk saya baru saja kena sentil Sang Maha,,, :D
Makna kehidupan,, hmm... saya yakin sebagian besar dari kita pasti sudah ada yang bisa memaknai hidup,, seperti apa dan bagaimana,, dan sebagian besar lainnya tetap belum bisa memberikan definisi, ada mungkin sedikit dari kita pun ada yang memilih tidak peduli,, well, bagi yang sudah memaknai hidup nya saya ucapkan selamat, bagi yang belum jangan berkecil hati, sedangkan bagi yang tidak peduli,, hm... sepertinya saya jg tdk mau terlalu ambil pusing memperdulikan.. :p
Pertanyaannya, jadi saya masuk dalam kategori mana..??!! hmm...
Sebenarnya saya agak sedikit bimbang, tulisan ini apa sekedar tulisan biasa, atau sindiran untuk diri pribadi.. :D
jika tentang yg satu ini, kira2 apa makna yg dapat saya ambil..?
"Salah, membenarkan hal salah itu akan tetap salah,,'. Akhirnya kalimat ini muncul di detik2 terakhir kebimbangan saya, butuh perjuangan besar menekan ego, rasa marah, dan pikiran2 negatif lainnya ketika itu,, Harga diri yang sedari awal d tata dan d junjung tinggi, BRUKK..!! tiba2 jatuh sampai ke dasar2nya.. Serasa di "ditelanjangi", Benci,, marah,, ketika apa yg dikata memang benar adanya,,, haaah saya terlalu malu untuk berkata, bahkan utuk sekedar bertatap...
Saya mungkin digolongkan sebagai orang yg banyak bicara, terlalu ekspresif atau mungkin hiperaktif,, sifat dasar yg butuh waktu lebih untuk d ubah, ketika tanpa disadari ada hati yg tersakiti,, ternyata... :( saya kurang peka terhadap hal yang satu itu, beranggapan kalau pria + wanita sama adanya,, terlalu lurus memandang, berfikir bahwa yang saya lakukan sebenarnya hal yang wajar2 saja,, merangkul atau memeluk pria yg saya anggap teman biasa itu bagian dr sebuah kedekatan biasa semata.. :(
Dear LOVE,, terima kasih telah menjadi pencerah pikiran saya, untuk jujur dan mau mengaku salah,, walau sempat "menelanjangi" harga diri, tp mungkin itu memang satu2nya cara yg jitu.. :) maaf kan saya yg sempat lupa ada perasaan lain yg lebih penting dari perasaan pribadi,, saya sudah tidak sendiri, tidak sendiri dalam tunggal lagi.. kamu... satu diantara banyak rasa yang saya punya...
Saya masih marah, marah pada hati yang tidak mau juga melemah,, dan ini butuh waktu,, ego saya terlalu kaku..
Kenapa harus ada cerita seperti ini..??
saya percaya selalu ada jarak antara niat dan kenyataan, sekalipun itu baik... tak selalu mulus tidak juga selalu cepat terealisasikan.. bagaimanapun caranya Tuhan selalu memberi jalan, halus maupun keras.. dan saya sudah merasakan keduanya..
perubahan ini sebagai bukti bahwa ini kali terakhir saya mengecewakan banyak orang, termasuk dia yg terkasih.. menjadi lebih baik memang tidak selalu mulus jalannya...
:)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar